Rabu, 26 Juli 2017

Persiapan Sekolah Adik

     Belajar dari pengalaman bersama kakak, saya berharap adik bisa mulai dilatih kemandiriannya sejak dini. Saya tidak ingin menyesali yang sudah terjadi. Setiap anak kan punya sejarah masing-masing😁...

     Suer deh, materi-materi di kelas bunda sayang ini sepertinya klik banget dengan apa yang memang sedang saya niatkan dan kerjakan untuk anak-anak. Untuk urusan persiapan sekolah, Alhamdulillah bab makan sendiri sudah mulai konsisten. Agar bersinergi dengan materi komprod, saya mengusahakan untuk terbiasa memberi pilihan bekal yang ingin dibawa adik (kalau kebetulan memang ada alternatif sih😏).

Setelah itu saya hanya meletakkan di meja botol minum dan tempat bekal. Adik harus memasukkan sendiri semua
perlengkapan itu ke dalam tasnya.

#Level2
#BunsayIIP
#MelatihKemandirian
#Tantangan10hari

Dishwashing Time

     Kalau urusan mencuci piringnya sendiri, Alhamdulillah kakak sudah cukup lama saya minta melakukannya. Yah, jujur saja kadang karena masih sering terburu-buru, tidak jarang saya menemukan piring atau alat makan yang kurang bersih. Kalau sudah begitu, biasanya saya cuci kembali sambil mengingatkan dan mengajarkan kembali tips mencuci alat makan, terutama bekas makanan berminyak.



     Seiring masa masuk SMP, saya meminta kakak mencuci sendiri tempat bekal dan botol minumnya sendiri. Mudah-mudahan dengan membiasakannya mengurus barang-barangnya sendiri, Insya Allah kakak semakin mandiri dan bertanggungjawab terhadap properti pribadinya😉

     Sebetulnya satu dua kali adik pun sudah mulai tertarik dan mencoba mencuci alat makannya sendiri begitu selesai. Saya memang sempat mengajarkannya di awal. Kendalanya sih tinggi tubuh, yang seharusnya bisa dikoreksi menggunakan bangku kayu, sayangnya saya belum punya. Khawatir kepeleset kalau menggunakan bangku plastik. Selain itu efek perbedaan tinggi biasanya berdampak pada baju yang ikut tersiram air cucian, ah kalau itu sih cukup tinggal mengganti pakaian saja😊

#Level2
#BunsayIIP
#MelatihKemandirian
#Tantangan10hari

Senin, 24 Juli 2017

Masih Urusan Baju


Bagian ini juga sudah mulai saya lakukan sejak sekitar 3 bulan terakhir lah. Sejak tidak menggunakan ART, saya tidak membiasakan diri untuk menyetrika seluruh baju yang sudah dicuci, apalagi baju rumah sehari-hari. Prinsip saya sih yang penting baju sudah bersih. Biasanya sebelum dilipat rapi saya hanya mengibas-ibaskan saja sih, siapa tahu ada debu atau binatang kecil. Baju yang menurut saya memang harus disetrika paling baju kerja suami dan seragam anak-anak.

Untuk melibatkan kakak, saya selalu meminta ia membantu memilih, melipat dan memasukkan ke lemari seluruh baju miliknya. Begitu pula bagian melepaskan penggantung dari baju-baju yang sudah kering adalah tugas kakak.

Untuk melibatkan adik, saya mencoba meminta dia memilih dan memisahkan baju-baju miliknya. Atau kadang memasukkan baju yang sudah dilipat ke lemari miliknya. Yah, namanya anak 4 tahun, masih tergantung mood sih. Tapi Alhamdulillah sejauh ini sih dia jarang menolak, kecuali memang sedang melakukan hal-hal yang sangat menarik perhatiannya.

#Level2
#BunSayIIP
#MelatihKemandirian
#Tantangan10hari

Minggu, 23 Juli 2017

Laundry Time!


Mengenalkan dunia cuci mencuci pada anak-anak memang sudah jadi bagian dari rencana kurikulum dirumah. Kebetulan sampai saat ini kami tidak menggunakan mesin cuci. Belum ada tempatnya hehehe.

Sebetulnya sejak kelas 6 saya sudah berniat untuk mulai membiasakan kakak mencuci pakaiannya sendiri. Ternyata atas alasan sibuk persiapan ujiannya, saya belum konsisten melakukannya ehmmm... #penyakitmalesribet😂

Lagi-lagi untuk menyemangati kami semua, saya menjadikan momen masuk SMP sebagai awal melatih beberapa keterampilan sehari-hari pada kakak. Tahap awal, saya minta kakak mencuci sendiri seluruh seragam barunya. Mencuci menggunakan mesin relatif mudah, yang tidak mudah adalah menjelaskan prinsip mencuci baju itu sendiri kan 😉...

Rencananya kami sepakat urusan seragam sekolah hingga pakaian dalam akan menjadi tanggungjawab kakak. Mau tidak mau agar baju bisa kering pada waktunya, maka baju seragam dan seluruh kelengkapannya, baju dalam hingga kaos kaki harus dicuci setiap pulang sekolah.

#BunsayIIP
#Level2
#MelatihKemandirian
#Tantangan10hari

Sabtu, 22 Juli 2017

Bersih, Aman dan Nyaman

Alhamdulillah, untuk urusan BAK adik sudah lumayan terlatih. Membersihkan, membanjur hingga cuci tangan sudah bisa dilakukan sendiri.

Kondisi kamar mandi kami sangat sempit, dan posisi kran air tepat didepan pintu. Efeknya saat membuka kran, baik untuk cuci tangan atau berwudhu dan tidak menutup pintu, lantai luar akan basah terkena percikan air.

Namanya anak kecil, biasanya adik tergoda untuk bermain air saat di kamar mandi. Begitu pula kemarin. Saat keluar dari kamar mandi, adik lapor kalau lantai di depan kamar mandi agak basah karena kecipratan air. Saya sering mengulangi penjelasan, kalau lantai basah maka akan membahayakan diri kita atau orang lain. Saya pun meminta dia mengelap air menggunakan keset saja. Alhamdulillah, dia langsung paham sih.
Belajar bertanggungjawab membersihkan lantai nih😉


Hal lain yang masih sering diulang adalah lupa membuang bungkus makanan, roti misalnya. Biasanya karena reflek saya langsung memungut dan membuangnya ke tempat sampah. Tapi akhir-akhir ini saya belajar menahan diri dan meminta siapapun, baik kakak atau adik untuk membiasakan langsung membuang pembungkus makanan ke tempatnya.
Melatih kemandirian itu erat sekali kaitannya kemampuan menahan diri untuk tidak melakukan segalanya, apalagi mengambil alih hal-hal yang seharusnya memang sudah bisa dilakukan oleh anak-anak😁

#Level2
#BunsayIIP
#MelatihKemandirian
#Tantangan10hari

Jumat, 21 Juli 2017

Adik Sudah Besar

Aduh, dua hari yang lalu saya ketiduran lagi😪, lupa menulis laporan. Tadi malam saat mau upload di blog internet tiba-tiba tidak bersahabat😒...

Walaupun lupa lapor, insya Allah game sih tetap berlangsung dan saya sungguh-sungguh memaksimalkan game level 2  lho #bukanmembeladiri hehehe...

Maksudnya memaksimalkan, kebetulan momennya bersamaan dengan hari-hari awal adik masuk TK. Saya rasa kebiasaan menyuap adik saat makan sudah harus berhenti. Well...mungkin bagi beberapa orang usia 4 tahun sih sudah tidak ada judul makan disuap. Tapi...jujur saja, alasan mendasar saya sih agak malas ribet, irit waktu.

Alhamdulillah, evaluasi sampai hari ini, saya sama sekali berhasil menahan diri untuk tidak menyuap🙌. Pagi hari memang terasa lebih berat, tapi bisa kok ternyata. Kuncinya manajemen waktu memang harus maksimal. Se'lambat' apapun prosesnya, kalau sudah mengalokasikan waktu dengan tepat, seharusnya tetap bisa berangkat sekolah dengan tenang.

Malam ini, sebagai variasi saya menawarkan alternatif makan malam roti dan dia setuju 😉


#Level2
#BunsayIIP
#MelatihKemandirian
#Tantangan10hari

Selasa, 18 Juli 2017

Ini Tantangannya!


Hari ini hari pertama adik masuk sekolah TK. Membangunkan adik lebih pagi, lancar. Mandi segera, oke lah. Waktunya makan, ini dia😌

Sengaja saya memulai proses sarapan jam 7. Dengan perhitungan maksimal jam 7.30 sudah bisa turun. Saya paling tidak suka kalau harus berangkat sekolah dalam keadaan terburu-buru. Bukan apa-apa, yang ada jelas senewen dan bisa-bisa niat baik pergi sekolah di pagi hari jadi terasa tidak indah dan menyenangkan karena takut terlambat.

Ternyataaa...mengkondisikan anak 4 tahun untuk mulai persiapan sekolah itu butuh kesabaran ya. Mungkin saya sudah agak lupa bagaimana rasanya saat menjalani ini bersama kakak 8 tahun yang lalu😝 Sepertinya dengan aktivitas dibangunkan lebih pagi, adik belum on sepenuhnya. Mau sih duduk sendiri di meja makan. Tapi ya itu, masih banyak bengongnya. Masih tetap sih saya yang harus memasukkan makanan ke sendok, tapi adik sendiri yang memasukkan ke mulut. Belum 100% makan sendiri ya judulnya...🙄

#Level2
#BunSayIIP
#MelatihKemandirian
#Tantangan10hari

Minggu, 16 Juli 2017

Weekend.. Oh Weekend

Sebetulnya hari ini dan kemarin, proyek pelatihan makan sendiri masih berlangsung. Tapi...ternyata weekend itu punya 'godaan' tersendiri lho...😌

Kemarin - Sabtu
Dari 3 kali waktu makan, Alhamdulillah pagi dan menjelang siang judulnya lancar. Berhubung kemarin adalah jadwal berkunjung ke rumah nenek kakeknya, ditambah sebuah agenda kegiatan yang mendadak, makan sore dan malam terpaksa melanggar komitmen. Saat makan sore, adik berada dalam perjalanan yang lumayan jauh bersama sepupuya. Akhirnya untuk mengganjal perut para bocah yang mendadak lapar (untungnya saya sudah membawa nasi lauk lengkap deh😬), sang tante yang duduk di bagian tengah mobil pun melakukan penyuapan massal pada dua anak kecil yang duduk dibagian belakang mobil. Kebayang gak nih? Hehehe...

Setibanya dirumah nenek kakek, sebagai antisipasi adik khawatir keburu tidur sebelum sampai rumah, mbak art yang cekatan pun berinisiatif kembali menyuap adik seperlunya. Habis gimana ya? Ndilalahnya saya dan papanya masih harus menyelesaikan urusan yang sifatnya darurat. Kalau harus menemani dengan telaten, khawatir terlalu lama, padahal hari semakin larut. Kehadiran para sepupu dan faktor letih, nampaknya agak mengganggu minat makan sendiri, tawaran menyuap adikpun saya (terpaksa dengan senang hati) saya terima.

Hari ini - Minggu
Sarapan lancar jaya, nasgor gitu lho, bahkan adik sempat mengambil sendiri tambahan nasgor yang memang saya hidangkan di meja makan.

Makan siang, wah ga-tot! Lagi-lagi kami mendadak harus menghadiri sebuah undangan walimah. Jumlah tamu yang lumayan padat dan tidak adanya meja membuat saya memutuskan untuk menyuap adik saja, ups! Jalan pintas, alasan yang diada-adakan😔

Alhamdulillah makan malam berlangsung lumayan baik. Kali ini ditemani papanya seraya berkali-kali mengingatkan adik yang kadang terdistraksi sesuatu. Maklum, saya sedang jadi petugas laundry😁

Gak ada gambar deh😯

#Level2
#BunsayIIP
#MelatihKemandirian
#Tantangan10hari

Sabtu, 15 Juli 2017

Saat Makan, Saat Menyenangkan🙄


Ketiduraaaan😪... Saya benar-benar lupa membuat tulisan hari kedua. Padahal proyek pelatihan sendiri sebetulnya masih saya lakukan kemarin. Ya sudahlah, mudah-mudahan hari ini saya tidak lalai lagi😒

Melatih kemandirian adik sebetulnya sama juga melatih diri saya untuk konsisten tidak langsung mengambil alih kegiatan adik. Alhamdulillah, kemarin adalah hari kedua dimana semua jadwal makan, pagi, siang dan sore adik sama sekali tidak disuapin.

Pada saat makan siang, saya coba memberi variasi pindah area makan. Kali ini di kamar, hehehe...maklum rumahnya tipe 4L, lu lagi lu lagi. Kebetulan kemarin saya kasur di kamar saya sedang diangkat dulu, efeknya adik punya area bermain baru, di atas dipan, senang sekali dia bermain disana. Karena sudah masuk waktu makan, saya tawarkan saja untuk sekalian makan. Ya, masih tetap dibantu memotong lauk lebih kecil dan menyiapkan di sendok, tapi sisanya dia sendiri yang melakukannya.

Catatan penting: saya masih harus super bawel ternyata untuk mengingatkan adik menyelesaikan makannya. "De, dimakan, de, fokus, de duduk yang baik, habiskan makanannya dulu, nanti kalau sudah boleh main lagi..."
Mendengar jawabannya kadang lucu juga, "Iya ibu, aku akan makan...😅"

Ganti suasana, makan diatas dipan

Saat makan malam, karena ada lauk kornet telur, sayur sawi hijau yang biasanya masih dilirik sebelah matapun  dilahap dengan ikhlas hahaha, tanpa campur tangan saya banyak-banyak. Hanya minta tolong dipotongkan sayurannya. Proses makanpun berlangsung dengan cepat. Tidak sampai setengah jam! Saya memang masih menemani disebelahnya, tapi saya bisa
menyambi menjahit deh😁

#Level2
#BunsayIIP
#MelatihKemandirian
#Tantangan10hari

Kamis, 13 Juli 2017

Makan Yok!


Alhamdulillah, sudah masuk materi 2 kelas Bunda Sayang. Melatih Kemandirian Anak. Wah, kalau sudah bicara kemandirian anak, rasanya seneng-seneng gemes gitu deh.

 Menggemaskan kadang geregetan, paling parah ya kebawa emosi, saat berjibaku melatih kemandirian anak...😰

Menyenangkan sekali saat mereka sudah menguasai sebuah keahlian..
🙌😍

Iyalah, seolah-olah kita memperoleh lagi 'tambahan waktu' yang selama ini digunakan untuk membantu mereka yang masih kesulitan melakukan aktivitas pribadi sehari-hari. Mulai dari makan, mandi, berpakaian hingga kegiatan lain yang lebih kompleks.

Untuk game kali ini, saya mencoba bermain bersama adik yang insya Allah hari Senin depan mulai masuk TK.

Sebetulnya kemandirian ini sudah mulai saya latih sejak 6 bulan terakhir kira-kira. Tapi tetap saja, kadang kalau sedang kurang sabar, ujung-ujungnya saya ambil alih deh. Iya, urusan makan sendiri hehehe.

Kalau lauknya 'klik' semacam nasi goreng atau mie kuah, apalagi makanan restoran favorit dan dalam kondisi lapar berat, cukup menyediakan makanan dan adik akan menghabiskan dengan ikhlas dan semangat😁, seperti tadi pagi. Tidak sampai setengah jam, kira-kira 1,5 porsi mi kuah pun diselesaikan tanpa campur tangan saya sedikitpun.

Urusan makan siang dan makan malam, agak tersendat. Biasanya tantangannya adalah adik masih ogah-ogahan memasukkan nasi/lauk ke sendok. Kalau sudah begini, dia meminta saya menyiapkan sendok yang sudah terisi makanan dan dia sendiri yang akan memasukkan ke mulutnya😌
Supaya semangat
 ditemani kakak ya

Sejauh ini kesimpulan saya memang harus telaten menemani adik agar menyelesaikan makannya sendiri. Kadang kalau dirasa sulit, sesekali berdiri dari kursinya, ya harus sering diingatkan sih.
Saking semangatnya, ups..
sampe berdiri deh, duduk lagi ya de😉
Atau tiba-tiba dia ingin bercerita sesuatu, ya saya harus sabar mendengarkan ceritanya sampai tuntas dan mengingatkan lagi untuk melanjutkan makan.

Menemani adik berlatih makan sendiri dengan baik, artinya saya harus menyiapkan alokasi waktu dan konsentrasi penuh. Atau kalau memang dikondisikan makan bersama, kami harus sabar menunggu sampai ia menyelesaikan tugasnya, walaupun makanan kami sudah habis.

#Level2
#BunsayIIP
#MelatihKemandirian
#Tantangan10hari